Primary Menu
Hit Enter to search or Esc key to close
Blog thumbnail

10 Fakta Tentang Kota Makkah

10 Fakta Tentang Kota Makkah

Blog thumbnail

1. Salah satu kota tertua yang terus dihuni

Makkah merupakan sebuah kota yang menjadi ibukota provinsi Makkah. Kota tersebut berjarak 45 mil (73 kilometer) dari Kota Jeddah di sebuah lembah sempit berketinggian 277 meter (909 kaki) di atas permukaan laut.

Sebagaimana ditulis Abbas Kararah (1984) dalam al-Din wa Tarikh al-Haramain asy-Syarifain, batas Tanah Haram dari Masjidil Haram adalah sepuluh mil dari arah Jeddah sampai al-Hudaibiyah, empat mil dari arah Madinah sampai Tan’im, sebelas mil dari arah Thaif sampai Arafah, sembilan mil dari arah Ja’ranah sampai Kampung Syi’ib Abdullah Ibnu Khalid, tujuh mil dari arah Irak sampai Tsaniah al-Khal, dan enam mil dari arah Yaman sampai Adhah.

Makkah merupakan salah satu kota tertua yang terus dihuni di dunia. Hal itu dapat dilihat dari sumur zam-zam, yang diyakini sudah berdiri pada 2400 SM.

2. Tidak pernah jadi ibu kota kerajaan Islam manapun

Dalam sejarahnya, kota Makkah tidak pernah menjadi ibu kota kerajaan Islam mana pun. Tetapi para penguasa Muslim secara teratur berkontribusi pada pemeliharaannya.

3. Penamaan Makkah dalam Alquran

Setidaknya ada tujuh nama lain Makkah yang tercantum dalam Alquran.

a. Makkah, sebagaimana tersurat dalam firman Allah Swt, “Dan Dia­lah yang mencegah tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan mencegah tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Makkah. setelah Allah memenangkan kamu atas mereka.” (Al-Fath [48]: 24).

b. Bakkah, sebagaimana tersurat dalam firman Allah SWT, “Sesung­guhnya rumah ibadah pertama yang dibangun untuk manusia ialah Baitullah yang di Bakkah yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.” (Ali Imran [3]: 96).

c. Umm Al-Qura, sebagaimana tersurat dalam firman Allah Swt, “Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Quran) dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.” (Al-An‘am [6]: 92).

d. Al-balad, sebagaimana tersurat dalam firman Allah Swt, “Aku bersumpah dengan negeri ini (al-balad. Makkah) dan engkau (Muhammad) bertempat di negeri ini (al-balad. Makkah).” (Al-Balad [90]: 1-2).

e. Al-baldah, sebagaimana tersurat dalam firman Allah Swt, “Aku (Mu­hammad) hanya diperintahkan menyembah Tuhan negeri ini (al-bal- dah, Makkah) yang telah Dia sucikan.” (Al-Naml [27]: 91).

f. Al-balad Al-amin, sebagaimana tersurat dalam firman Allah, “Demi buah Tin dan huah Zaytun, demi gunung Sinai, dan demi negeri yang aman ini (al-balad al-amin, Makkah).” (Al-Tin [95]: 1-3).

g. Al-balad Al Aminin, sebagaimana tersurat dalam firman Allah Swt, “Dan ingatlah ketika Ibrahim berdoa, “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri (Makkah) ini negeri yang aman (al-balad al-Amin).” (Al-Baqarah [2]: 126).

4. Kawasan yang mempunyai gravitasi sangat stabil

Kota Makkah dimana tempat ka’bah berada ternyata merupakan sala satu wilayah di dunia yang memiliki tingkat gaya gravitasi tinggi dan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh penduduk di sana sangat bagus dan tahan penyakit.

Di sanalah berpusatnya suara-suara yang tidak dapat didengar oleh telinga. Teknologi satelit dan gelombang radio tidak dapat menangkap apa yang ada di dalam Kabah. Frekuensi radio bahkan tidak mungkin mendengar apa-apa yang ada di dalam Kabah karena tekanan gravitasinya yang tinggi.

5. Kota paling terang

Ternyata tempat yang paling terang dari bumi ketika dilihat dari luar angkasa adalah kota Makkah dan Madinah. Hal ini dibuktikan ketika pada pada 31 Oktober 1999 Satelite milik Space Imaging Inc, AS bernama IKONOS mengambil gambar ke bumi dan melihat kota Makkah khususnya Masjidil Haram terlihat lebih bersinar dibandingkan bangunan sekitarnya, bahkan empat astronot Rusia Andrey Borisenko, Alexander Samokutyaev, Anton Shkaplerov, serta penerjemah mereka Boris Meshcherykov ketika berkunjung ke Lembaga Ilmu Penelitian Antariksa OASIS (PSSO) Saudi pada Sabtu (10/11/2012) lalu, mengakui bahwa keadaan bumi pada malam hari sangat gelap ketika dilihat dari luar angkasa dan sangat sulit mengambil gambar kota-kota di bumi namun yang membuat mereka heran ketika mengambil gambar kota Makkah dan Madinah terlihat sangat bercahaya pada malam hari.

6. Pusat bumi

Berdasarkan beberapa penelitian dan hasil pengamatan citra satellite ternyata ditemukan hasil menakjubkan bahwa kota Makkah merupakan pusat bumi karena posisi kota tersebut berada tepat di tengah-tengah bumi. Karena itu seharusnya dasar penentuan waktu bukan Greenwich di Inggris tapi Kota Makkah, selain itu kota mekka merupakan wilayah 0 bujur sangkar.

Salah satu yang mengatakan hal itu adalah Neil Amstrong setelah melakukan perjalanan ke Bulan. Pendapat yang sama dikatakan Kepala Bagian Ilmu ukur Universitas Riyadh, Profesor Hussain Kamel.

7. Salah satu kota dengan jumlah wisatawan terbanyak

Pemerintah Saudi melalui Pusat Komunikasi Internasional merilis data penyelenggaraan Haji 2018. Total jemaah haji dari seluruh dunia yang datang ke Tanah Suci tahun lalu tercatat 2.371.675 orang.

Angka di atas terdiri dari 612.953 jemaah Saudi dan 1.758.711 jemaah non-Saudi. Jumlah tersebut hanya merupakan jemaah haji, belum termasuk yang mengunjungi Mekah untuk melaksanakan umroh.

8. Ka’bah telah direkonstruksi beberapa kali

Ka’bah mengalami kerusakan beberapa kali akibat bencana alam seperti banjir, ataupun akibat pengrusakan. Alhasil, ka’bah rusak dan beberapa kali dibangun kembali. Sebagian sejarawan mengklaim bahwa Ka’bah telah direkonstruksi sebanyak 12 kali. Renovasi terbaru terjadi pada 1996, menggunakan teknologi terbaru agar mampu menghadapi bencana.

9. Keluarga Al-Shaibi selalu menjadi pemegang kunci Ka’bah

Ka’bah tak sembarangan orang bisa membukanya bahkan kunci dipegang secara turun temurun.

Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, kunci Ka’bah diserahkan kepada Utsman bin Thalhah kemudian turun temurun hingga saat ini dipegang oleh Sadin Nizar Al-Shaibi.

Sadin lah penjaga dan yang menyimpan kunci Ka’bah, Sadins adalah keluarga Al-Shaibi yang sejarahnya sudah dibuktikan sejak jaman dahulu.

Bahkan keturunan keluarga itu sudah menjaga kunci dari waktu ke waktu sejak zaman Nabi Ibrahim.

Pemegang kunci itu adalah Sadin senior, kunci itu digunakan dua kali setahun yaitu pada bulan Muharram dan hari pertama bulan Sya’ban.

Pada masa lalu, Ka’bah dibuka dua kali seminggu pada hari Senin dan Kamis, Sekarang dibuka hanya dua kali setahun untuk mencuci dengan air zam-zam.

Selain itu juga dibuka ketika ada upacara Islam dan di hadapan sejumlah besar pejabat dan duta besar negara-negara Islam.

10. Thawaf di sekitar ka’bah tidak pernah berhenti

Ka’bah adalah kiblat bagi umat islam. Selain itu, Kabah juga menjadi tempat yang harus dilakukan dalam ibadah haji dan umrah yaitu thawaf atau proses mengelilingi kabah sebanyak tujuh kali.

Tahukah Anda bahwa proses mengelilingi Kabah ini tidak pernah sekalipun berhenti dilakukan oleh umat islam yang datang dari penjuru dunia di sana, terkecuali ketika shalat diadakan.

Bahkan selama insiden banjir, orang-orang tetap melakukan thawaf meski sambil berenang. Subhanallah.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *